
Lionel Messi pecahkan rekor lagi di Piala Dunia 2026, kali ini saat Argentina menang dramatis 3-2 atas Cape Verde di babak 32 besar. Ia kembali membuktikan bahwa usia bukan batas bagi pemain yang memahami permainan lebih cepat dari lawannya. Dalam laga Argentina vs Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026, sang kapten tidak hanya membantu La Albiceleste bertahan di jalur juara, tetapi juga menambah daftar panjang rekor pribadinya.
Argentina menang dramatis 3-2 atas Cape Verde setelah laga berjalan ketat hingga extra time. Messi membuka skor pada menit ke-28/29, sebelum Cape Verde memberi perlawanan luar biasa dan dua kali menyamakan kedudukan. Pada akhirnya, gol Cristian Romero di menit 111 memastikan Argentina melaju ke babak berikutnya.
Kemenangan ini bukan sekadar tiket lolos. Ini adalah malam ketika Messi kembali menulis sejarah Piala Dunia dengan tinta emas. Referensi pertandingan mencatat Messi mencetak satu gol dalam kemenangan 3-2 Argentina atas Cape Verde, dan gol itu membuatnya memecahkan tiga rekor penting sekaligus.
Messi Masih Jadi Pusat Gravitasi Argentina
Banyak yang sempat bertanya apakah Messi masih layak menjadi pusat permainan Argentina di Piala Dunia 2026. Jawabannya muncul di lapangan: ia belum sekadar hadir sebagai simbol, tetapi masih menjadi pembeda.
Setelah menjuarai Piala Dunia 2022, Messi memang belum mundur dari sepak bola internasional. Ia tetap masuk dalam skuad Argentina untuk edisi 2026 dan masih memberi pengaruh besar bagi permainan tim.
Di usia 39 tahun, Messi tidak lagi selalu bermain dengan ledakan kecepatan seperti masa mudanya. Namun, ia mengganti itu dengan kecerdasan posisi, tempo, visi, dan kualitas eksekusi. Dalam laga melawan Cape Verde, satu momen kecil dari Messi sudah cukup untuk mengubah arah pertandingan.
Bagi pembaca yang mengikuti perjalanan turnamen ini dari awal, konteks format dan fase kompetisi bisa dilihat melalui Panduan Piala Dunia 2026. Format 2026 yang lebih besar membuat babak 32 besar menjadi panggung baru, dan Messi langsung menjadikannya bagian dari sejarah pribadinya.
Rekor Pertama: Messi Tembus 20 Gol di Piala Dunia

Gol ke gawang Cape Verde membuat Messi mencapai angka 20 gol sepanjang sejarah Piala Dunia. Catatan ini sangat besar karena menempatkannya di wilayah yang sebelumnya sulit dibayangkan, bahkan untuk pemain elite sekalipun.
Momen ketika Lionel Messi pecahkan rekor ini menjadi bukti bahwa kontribusinya untuk Argentina belum berhenti pada gelar Piala Dunia 2022.
Referensi pertandingan menyebut gol tersebut meneguhkan Messi sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia, dengan total 20 gol. TalkSport juga melaporkan bahwa gol melawan Cape Verde membawa Messi ke angka 20 gol Piala Dunia, sekaligus memperkuat statusnya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.
Yang membuat rekor ini semakin istimewa adalah cara Messi mencapainya. Ia bukan penyerang nomor sembilan murni yang sepanjang kariernya hanya hidup di kotak penalti. Messi adalah playmaker, kreator, pengatur ritme, sekaligus finisher. Artinya, 20 gol itu lahir dari pemain yang juga memikul beban membangun serangan.
Dalam konteks sejarah Piala Dunia, angka ini bukan hanya soal jumlah. Ini soal konsistensi lintas generasi, lintas taktik, dan lintas fase karier. Messi mencetak gol ketika masih muda, ketika berada di puncak karier, dan kini ketika ia bermain dengan pendekatan yang lebih matang.
Rekor Kedua: Tujuh Gol di Piala Dunia 2026

Messi juga mempertegas dominasinya di edisi 2026. Referensi mencatat bahwa ia sudah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026 hingga babak 32 besar.
Angka tujuh gol dalam satu turnamen adalah standar yang biasanya cukup untuk masuk dalam perebutan Golden Boot. Namun, yang membuat catatan Messi terasa lebih tajam adalah timing-nya. Ia tidak hanya mencetak gol saat Argentina unggul mudah, tetapi juga ketika laga menuntut eksekusi dingin.
Gol melawan Cape Verde hadir dalam pertandingan yang jauh dari nyaman. Cape Verde bermain berani, disiplin, dan tidak takut menyerang balik. Mereka bukan hanya bertahan menunggu nasib; mereka memaksa Argentina bekerja hingga batas akhir. Dalam laga seperti itu, gol Messi menjadi jangkar psikologis bagi Argentina.
Times of India juga mencatat bahwa gol ini membuat Messi menjadi pemain pertama yang mampu mencetak tujuh gol dalam dua edisi Piala Dunia berbeda. Referensi yang dilampirkan turut menyebut bahwa Messi menjadi pemain pertama yang mampu mencetak tujuh gol di dua edisi Piala Dunia berbeda.
Itu bukan statistik kecil. Banyak pemain bisa meledak dalam satu turnamen. Sangat sedikit yang bisa mengulang produktivitas besar di edisi berbeda, apalagi dengan jarak usia dan fase karier yang begitu jauh.
Rekor Ketiga: Mencetak Gol di Semua Babak Piala Dunia
Rekor lain yang membuat malam melawan Cape Verde terasa historis adalah status Messi sebagai pemain pertama yang mencetak gol di semua babak Piala Dunia.
Babak 32 besar baru muncul di edisi 2026. Dengan golnya ke gawang Cape Verde, Messi melengkapi daftar fase tempat ia pernah mencetak gol: fase grup, babak 32 besar, babak 16 besar, perempat final, semifinal, hingga final. Referensi menyebut Messi kini sudah mencetak gol di seluruh fase grup, babak 32 besar, hingga final sepanjang kariernya.
TalkSport juga menyoroti bahwa Messi menjadi pemain pertama yang mencetak gol di setiap ronde turnamen Piala Dunia.
Secara naratif, ini sangat kuat. Messi bukan hanya pencetak gol di fase tertentu. Ia mencetak gol saat tekanan masih rendah, saat turnamen masuk fase hidup-mati, dan saat trofi tinggal satu langkah. Itulah alasan mengapa rekor ini terasa lebih dari sekadar angka.
Cape Verde Membuat Argentina Tidak Nyaman
Kredit besar tetap harus diberikan kepada Cape Verde. Mereka datang sebagai debutan Piala Dunia, tetapi bermain tanpa rasa takut. Reuters mencatat laga ini juga menjadi momen penting karena Cape Verde tampil di Piala Dunia 2026 sebagai tim yang mencuri perhatian, sementara Argentina membawa tekanan besar sebagai juara bertahan.
The Guardian menggambarkan Cape Verde memberi perlawanan luar biasa. Mereka menyamakan kedudukan melalui Deroy Duarte, lalu kembali membuat skor 2-2 di extra time lewat Sidny Lopes Cabral. Kiper Vozinha juga tampil heroik dengan sejumlah penyelamatan penting.
Inilah yang membuat rekor Messi semakin bernilai. Rekor itu tidak lahir dalam laga yang sepenuhnya mudah. Argentina dipaksa berpikir, dipaksa beradaptasi, dan dipaksa bertahan dari tekanan mental. Cape Verde membuat pertandingan ini terasa seperti ujian karakter, bukan sekadar formalitas babak gugur.
Dampak Rekor Messi untuk Argentina
Bagi Argentina, fakta bahwa Lionel Messi pecahkan rekor di laga sulit seperti ini memberi dorongan mental besar untuk menghadapi babak berikutnya.
Secara teknis, Messi masih menjadi sumber kreativitas utama. Ia bisa turun menjemput bola, menarik gelandang lawan keluar dari zona, lalu membuka ruang untuk pemain seperti Lautaro Martinez, Julian Alvarez, atau gelandang yang datang dari lini kedua. Meski mobilitasnya tidak lagi sama seperti satu dekade lalu, kualitas keputusan Messi tetap berada di level elit.
Secara psikologis, keberadaan Messi memberi rasa aman. Dalam pertandingan yang mulai kacau, Argentina tahu mereka masih memiliki pemain yang bisa menghasilkan momen dari ruang sempit. Itu penting di fase gugur, ketika detail kecil sering menentukan hidup-mati sebuah tim.
Untuk pembaca yang mengikuti peluang dan dinamika pasar pertandingan, pembahasan lebih luas bisa dilihat melalui Taruhan Piala Dunia 2026. Laga seperti Argentina vs Cape Verde menunjukkan bahwa favorit besar tetap bisa dibuat menderita ketika underdog punya organisasi dan keberanian bermain.
Argentina Lolos, Tapi Pekerjaan Belum Selesai
Kemenangan atas Cape Verde membawa Argentina melangkah ke fase berikutnya. Namun, performa ini juga menjadi peringatan. Argentina memang lolos, tetapi mereka tidak sepenuhnya dominan. Cape Verde mampu menemukan celah, menyerang ruang, dan memaksa lini belakang Argentina bekerja keras hingga extra time.
Menurut laporan The Guardian, Argentina akan menghadapi Mesir pada babak 16 besar setelah melewati Cape Verde. Untuk update jalur pertandingan berikutnya, pembaca bisa memantau Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026.
Melawan lawan yang lebih solid secara transisi, Argentina perlu lebih rapi. Mereka tidak bisa terus mengandalkan momen individu Messi atau bola mati di menit akhir. Scaloni harus memastikan keseimbangan antara dominasi bola dan perlindungan saat kehilangan possession.
Messi dan Narasi yang Belum Selesai
Setiap kali publik mengira bab terakhir Messi sudah ditulis, ia kembali menambahkan halaman baru. Piala Dunia 2022 seolah menjadi klimaks sempurna. Namun, Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa Messi belum sekadar berjalan di panggung nostalgia.
Ia masih mencetak gol. Ia masih memecahkan rekor. Ia masih menentukan arah pertandingan.
Yang paling menarik, rekor-rekor ini tidak hanya memperbesar nama Messi, tetapi juga mengangkat standar sejarah Piala Dunia. Untuk generasi berikutnya, angka 20 gol, tujuh gol di dua edisi berbeda, dan gol di semua fase turnamen akan menjadi target yang hampir tidak masuk akal.
Namun, itulah warisan Messi. Ia membuat hal yang mustahil terlihat seperti rutinitas.
Kesimpulan
Lionel Messi pecahkan rekor lagi, dan kali ini Cape Verde menjadi saksi. Dalam kemenangan dramatis Argentina 3-2 di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Messi mencetak gol penting yang membawanya ke tiga catatan besar: 20 gol sepanjang sejarah Piala Dunia, tujuh gol di edisi 2026, serta status sebagai pemain pertama yang mencetak gol di semua fase turnamen.
Cape Verde pantas mendapat respek karena membuat Argentina menderita sampai extra time. Namun, pada akhirnya, malam itu tetap menjadi milik Messi.
Bagi Argentina, ini kemenangan yang melegakan. Bagi Messi, ini satu lagi bukti bahwa sejarah belum selesai ditulis.
Untuk update turnamen, jadwal, dan analisis pertandingan lainnya, pembaca bisa mengunjungi Platform Utama BC Game.

Teddy Rudiawan adalah seorang Penulis Artikel BC Game yang berpengalaman, berspesialisasi dalam analisis olahraga dan sepak bola, dikenal mampu mengubah data pertandingan yang kompleks menjadi insight menarik dan mudah dipahami, membantu pembaca menangkap dinamika permainan, nilai taruhan, serta tren performa dengan jelas dan tepat, sekaligus mencerminkan energi serta karakter data-driven dari brand BC Game.